Garasi Modifikasi – Halo sodara. Topik kali ini berbeda dari topik-topik sebelumnya yaitu tentang Fungsi Relay Dalam Modifikasi Motor. Sebelum lebih lanjut, seperti biasa lihat beberapa penampakan berikut ini :

 

Relay adalah sebuah alat elektronika yang terdiri dari dua bagian yaitu elektromagnetik yang berupa kumparan dan kontak poin. Relay dapat diaplikasikan ke banyak rangkaian elektronika mulai dari yang mudah sampai dengan yang rumit. Fungsi relay pada umumnya adalah sebagai saklar yang dikendalikan oleh magnet listrik.

Secara umum, relay ada 2 macam yaitu Relay Normally Close dan Relay Normally Open. Relay Normally Close adalah apabila tidak ada arus yang masuk ke elektromagnetik maka kontak poin akan saling terhubung. Sebaliknya Relay Normally Open apabila tidak ada arus yang masuk ke elektromagnetik maka kontak poin akan terputus. Semua kembali pada kebutuhan.

Beralih ke topik tentang modifikasi motor. Relay juga dapat diaplikasikan dalam modifikasi motor. Mungkin tidak hanya motor, bahkan mobil pun bisa menggunakannya. Fungsi Relay dalam Modifikasi Motor diantaranya sebagai saklar pengamanan motor dan penguat tegangan agar lampu bisa menyala lebih terang dan stabil. Biasanya relay yang digunakan adalah Relay Normally Open.

Umumnya dalam modifikasi motor, relay yang jamak digunakan adalah relay kaki 4. Terminal 30, 85, 86, dan 87. Masing-masing terminal mempunyai fungsi tersendiri. Terminal 30 dan 87 sebagai kontak poin sedangkan terminal 85 dan 86 sebagai elektromagnet. Jadi cara kerjanya adalah ketika ada arus mengalir masuk ke terminal 85 dan terminal terhubung pada jalur ground (-) maka terminal 30 dan terminal 87 akan saling terhubung.

Akan lebih jelas kalo dijelaskan dengan contoh. Contohnya juga akan menjawab pertanyaan dari sodara sobat blog. Yang jadi contoh akan ketika sodara memasang dua klakson, tapi bunyi klakson tersebut ‘blethak-blethak’, tapi akan berbunyi nyaring ketika hanya dipasang satu klakson. Salah satu solusinya adalah menggunakan relay dalam modifikasi motor untuk pemasangan dua klakson. Om..telolet..om..

Lihat juga: Modifikasi Fullwave: Spul Harus Ori Pabrikan

Seperti gambar di atas, terminal 85 dan terminal 86 terhubung pada kabel klakson. Untuk jalur positif negatifnya boleh terbalik ya sodara, bebas.. Kemudian terminal 30 dihubungkan ke Aki, jangan lupa di kasih Fuse biar aman sodara. Terminal 87 dihubungkan pada jalur positif kedua klakson.

Apabila klakson masih belum berbunyi dengan sebagaimana mestinya, maka relay yang dipasang juga harus dua. Satu klakson satu relay. Logika berpikirnya sederhana, terminal 30 langsung mengambil daya dari Aki dan menghubungkan langsung ke klakson melalui terminal 87, pasti klakson akan berbunyi lebih kencang.

Ini juga berlaku pada lampu sodara. Fungsi relay dalam modifikasi motor untuk lampu utama akan diupdate berikutnya, jadi tunggu saja tanggal mainnya sodara. Satu hal yang pasti, dengan memasang relay maka klakson atau lampu bisa menyala lebih baik daripada biasanya.

Apakah relay wajib dipasang dalam modifikasi motor?

Tidak wajib sodara. Relay dalam modifikasi motor hanya sebuah pilihan. Kalo sudah dirasa sudah cukup maka tidak perlu memasang relay. Biasanya akan membutuhkan relay apabila sodara memasang 2 lampu utama atau 2 klakson secara bersama.

Tentu pemasangan relay dalam modifikasi motor harus ditangani oleh mekanik yang memang mengerti tentang kelistrikan. Salah satunya adalah bang Roni. Bagi yang domisili di Surabaya dan serius hendak menjadi pelanggan om Roni RMS bisa menuju Ron’s Project. Ingat ya sodara, bang Roni tidak membuka jasa konsultasi gratis.

Sekian dulu sodara untuk update kali ini tentang Fungsi Relay Dalam Modifikasi Motor. Update ini sekaligus menutup tahun 2016 dan jumpa kembali di tahun yang baru 2017. Kunjungi Blog Garasi Modifikasi untuk update terbaru tentang modifikasi motor. Tetap minum kopi biar tetap semangat, tetap bermodifikasi, terima kasih, dan semoga bermanfaat.

Anton Gunawan
Staff Redaksi at Blog Garasi Modifikasi
Seorang sederhana yang menyukai travelling, camping, sampai dengan dunia modifikasi motor. Bukan seorang blogger apalagi vlogger, hanya berbagi...