Garasi Modifikasi – Halo sodara. Setelah sekian lama, akhirnya Modifikasi Sederhana Honda GL100 Injeksi selesai juga. Seperti biasa sodara, sebelum dibahas lebih dalam ada baiknya simak dulu beberapa penampakan Honda GL100 Injeksi berikut ini :

 

Sudah beberapa kali artikel In-Progress terbit di Blog Garasi Modifikasi. Bahkan video In-Progress juga sudah nongol melalui media Youtube. Setelah modifikasi sederhana Honda GL100 Injeksi ini selesai, sudah dimuat lebih dulu oleh majalah dengan inisial OtoPlus.

Kondisi awal Honda GL100 ini memang sudah bagus. Hanya saja di beberapa bagian memang harus diganti karena memang kondisinya sudah rusak. Sebut saja holder, cover speedometer, sein, dan velg. Di beberapa bagian cukup diperbaiki agar berfungsi kembali. Karena itu semua maka diputuskan konsep modifikasinya adalah merestorasi Honda GL100 ini agar seperti aslinya tetapi menggunakan teknologi yang kekinian.

Update Modifikasi Sederhana Honda GL100 Injeksi Part-1 dibahas lebih dalam tentang mesin, sistem injeksi, sensor yang terpasang, dan tangki bahan bakar. Selebihnya akan dibahas pada part-2, karena kalo digabung bisa kepanjangan dan pucing pala berbie hehehe.. Jadi tunggu saja tanggal main untuk Modifikasi Sederhana Honda GL100 Injeksi Part-2..

Pertama adalah soal mesin sodara. Singkat saja, mesin sudah tidak menggunakan spesifikasi asli Honda GL100 melainkan sudah upgrade milik kakaknya yaitu GL Max 125cc melalui blok, kop, kem, dan seher. Di bore-up ke 125cc agar motor bisa sedikit kencang dan lebih nyaman untuk dikendarai sodara, santai bisa kencang pun mantab…

Kedua adalah teknologi yang digunakan sudah kekinian yaitu dengan mengubah sistem karburator dengan injeksi dan menggunakan teknologi ACG Starter milik Honda Vario 125. Untuk mendukung itu semua, ada dua sensor yang terpasang di motor yaitu sensor EOT (Engine Oil Temperature) dan sensor O2.

Seperti yang diketahui, Honda Vario 125 tidak memiliki sensor EOT melainkan sensor ECT (Engine Coolant Temperature) yang berhubungan dengan suhu pada mesin. Setelah melakukan pemikiran matang, akhirnya bang Roni mengadopsi sensor ECT menjadi sensor EOT yang dipasang pada blok silinder.

Ini merupakan salah satu trik jitu untuk membuat ECM bisa membaca variasi suhu dari dingin ke panas. Ketika suhu mesin motor dingin, misalnya di pagi hari maka mesin menyala dengan stasioner yang lebih tinggi dan nantinya turun menjadi normal setelah panasnya sesuai. Jadi mesin lebih mudah dinyalakan ketika suhu mesin dingin.

Ketiga adalah sistem injeksi sodara. Manifold yang menjadi penghubung antara throttle body Vario 125 dengan kop mesin merupakan hasil perkawinan antara Honda Vario 125 dan Honda Verza. Lho, kok menggunakan milik Honda Verza dan tidak menggunakan milik Honda Vario 125?

Salah satu yang membuat lama dalam modifikasi adalah hal-hal tak terduga seperti ini sodara. Apabila menggunakan milik Honda Vario 125 maka posisi throttle body mengarah ke bawah dan tidak bisa lurus, dari sisi penampilan kurang elegan sodara. Karena mesin sudah upgrade jadi GL Max 125 maka digunakan lah injektor milik Honda Verza agar seimbang.

Kemudian bagaimana dengan tangki bahan bakar, kan sudah injeksi?

Tepat sodara, tangki bahan bakar tetap menggunakan original karena tangki Honda GL100 Injeksi ini masih asli dari pabrikan. Solusinya adalah dibuatkan tangki kedua dengan bentuk silinder yang relatif kecil (tidak lebih dari 1 liter) tetapi bisa dipasang pompa bensin milik Honda Vario 125.

Antara tangki original dengan tangki kedua hanya dihubungkan dengan selang dimana akan secara otomatis bahan bakar akan mengalir ke tangki kedua. Tangki kedua ini diletakkan di bawah tangki original. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa harus menggunakan tangki kedua?

Jadi dalam modifikasi tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan agar ke depan menjadi lebih mudah alias tidak merepotkan. Tangki kedua itu dibuat dengan tujuan, pertama adalah fuelmeter tetap akurat karena tidak mengubah tangki originalnya dan kedua adalah kalo nanti pompa bensin mengalami kerusakan, cukup tangki kedua yang diperbaiki sehingga tangki originalnya tetap bagus, gitu sodara…

Modifikasi Sederhana Honda GL100 Injeksi ini dikerjakan oleh mekanik visioner om Roni RMS di garasinya, dari awal sampai selesai. Proses pengerjaannya efektif kurang lebih 4 bulan dan menghabiskan biaya yang cukup menguras kantong. Bagi sodara yang berdomisili di Surabaya dan sekitarnya, silahkan ke Ron’s Project untuk melakukan modifikasi motor kesayangan yang sodara inginkan.

Ini adalah megaproyek sodara, jadi harus dipikirkan secara matang semua aspek yang kemungkinan bakal terjadi. Semua resiko ditanggung penumpang, bukan ditanggung mekanik, dan bukan juga ditanggung oleh penjual spare part. Jangan juga minta garansi apa pun dalam bermodifikasi. Gitu ya sodara hahaha…

Sebelum ditutup, ada baiknya simak video singkat dari Honda GL100 Injeksi berikut ini :

 

Subscribe Youtube Channel

 

Sekian dulu sodara, nanti dilanjut lagi di artikel Modifikasi Sederhana Honda GL100 Injeksi Part-2. Jangan kemana-mana sodara, tetap di Blog Garasi Modifikasi, tetap minum kopi biar tidak ada salah paham, tetap bermodifikasi, terima kasih, dan semoga bermanfaat.

 

 

Anton Gunawan
Staff Redaksi at Blog Garasi Modifikasi
Seorang sederhana yang menyukai travelling, camping, sampai dengan dunia modifikasi motor. Bukan seorang blogger apalagi vlogger, hanya berbagi...