Garasi Modifikasi – Halo sodara. Kembali lagi pada topik tentang kelistrikan. Kali ini topiknya adalah Pentingnya Voltmeter dalam Kelistrikan Fullwave. Sebelum lebih jauh, seperti biasa mari bersama lihat beberapa penampakan berikut ini :

 

Dalam modifikasi kelistrikan, sudah tidak asing lagi dengan istilah Fullwave. Jadi kelistrikan fullwave sudah pasti DC tapi kelistrikan DC belum tentu fullwave. Yang menjadi perhatian adalah kelistrikan fullwave dengan menggunakan kiprok Tiger atau sejenisnya yang mirip dengan kiprok Tiger.

Baca: Sistem Kelistrikan Fullwave Pada Motor

Modifikasi kelistrikan fullwave sudah menjadi hal wajib yang harus dilakukan sebelum melakukan modifikasi lainnya. Untuk itu setelah melakukan modifikasi kelistrikan fullwave hendaknya sodara juga memasang voltmeter untuk memantau kelistrikan yang ada sehingga apabila ada ketidaknormalan bisa dideteksi dini.

Ketika kelistrikan fullwave menggunakan kiprok Tiger, pada kondisi langsam angka di voltmeter harus berada di kisaran 12,5-13 Volt. Apabila di gas ‘pol’ normalnya angka di voltmeter tidak boleh lebih dari 15 volt, lebih tepatnya berada di kisaran 14,2-14,8 volt. Apabila mesin dalam keadaan mati, tapi kontak sedang ON dan tidak ada beban seperti lampu dan sejenisnya maka angka di voltmeter normalnya tidak kurang dari 11 volt.

Baca: Prinsip Kelistrikan Fullwave Pada Kiprok NMAX

Apabila terjadi ketidaknormalan seperti aki overcharge atau pun aki tekor bisa dideteksi secara cepat dan tepat dalam menanganinya. Itu makanya sangat penting memasang voltmeter ketika kelistrikan sudah dimodifikasi menjadi kelistrikan fullwave.

Contoh sederhana adalah ketika di gas ‘pol’ angka di voltmeter sudah menunjukkan lebih dari 16 volt maka segera lakukan pengecekan di bagian kiprok. Apabila masih terus digunakan maka akan merusak yang lain bahkan dampak terburuk adalah aki bisa meledak karena overcharge.

Pada motor keluaran pabrikan Yamaha terbaru, yang bisa menampilkan kode error di speedometer akan lebih mudah selain memantau dari angka yang muncul di voltmeter. Kode error yang muncul adalah 46 untuk masalah kelistrikan pada kiprok atau pengisian aki sudah tidak lagi normal. Kemungkinan terburuknya kalo tidak segera ditangani adalah ECU jebol.

Baca: Kode Error Speedometer Yamaha NMAX

Sebagai informasi, panel LED digital yang berwarna hijau adalah Battery Capacity Meter. Sebuah alat bantu untuk melihat kapasitas aki. Seperti halnya indikator baterai di handphone. Di pasaran Battery Capacity Meter tersebut dijual sekitar 130 ribu dan sudah banyak dijual di toko online yang ada di bumi pertiwi ini. Monggo sodara…

Jadi itu pentingnya pasang voltmeter dalam kelistrikan fullwave agar bisa melakukan antisipasi dengan akurat. Catatan terakhir adalah lakukan ini dengan mekanik yang paham betul tentang kelistrikan. Apabila tidak nanti bisa panjang buntutnya. Salah satunya adalah om Roni RMS, bagi yang domisili di Surabaya silahkan ke Ron’s Project untuk melakukan modifikasi.

Sekian dulu update tentang Pentingnya Voltmeter dalam Kelistrikan Fullwave pada motor kesayangan. Kunjungi terus Blog Garasi Modifikasi untuk update modifikasi motor terbaru. Tetap minum kopi biar tetap semangat, terima kasih, dan semoga bermanfaat.

Soewardono Pinpin
Staff Redaksi at Blog Garasi Modifikasi
Seorang sederhana ini baru saja kenal dengan dunia wordpress, belajar divi theme, sampai ketagihan dengan secangkir kopi...