Garasi Modifikasi – Halo sodara. Kembali pada topik seputar speedometer. Namun kali ini yang dibahas adalah Sensor Speed Pada Speedometer Digital. Seperti biasa, sebelum lebih jauh mari bersama melihat beberapa penampakan berikut ini :

 

Jaman sudah beralih. Semua pabrikan motor sudah banyak memasang speedometer digital pada motor terbarunya. Perlahan namun pasti, speedometer analog sudah jarang digunakan bahkan ke depan semua motor akan menggunakan digital. Tentu hal ini akan semakin menggoda pecinta modifikasi motor untuk mengaplikasikan speedometer digital pada motor kesayangan meskipun motor sodara tergolong old.

Gini sodara, pada dasarnya speedometer digital pada motor pabrikan bisa diaplikasikan di motor lain ketika sodara tahu bagaimana cara kerja speedometer tersebut di motor aslinya. Cara kerja yang dimaksud adalah apakah speedometer digital tersebut membutuhkan ECU, bagaimana dengan sensor speed-nya, bagaimana dengan bar bahan bakarnya, bagaimana aplikasi pemasangannya, dan sejenisnya. Akan menjadi percuma apabila sodara memasang speedometer digital tapi banyak yang tidak berfungsi, sayang duitnya sodara…

Karena topiknya tentang sensor speed maka yang lain akan menjadi topik di artikel yang akan datang. Banyak sekali sobat blog yang bertanya ke redaksi maupun ke om Roni RMS tentang sensor speed yang kami gunakan dalam aplikasi speedometer digital seperti pada speedometer Satria FU Injeksi atau speedometer All New Vixion R 155 maupun speedometer digital lainnya. Dalam hal ini adalah speedometer pabrikan bukan speedometer universal, karena bahasannya jadi beda.

Lihat juga: Modifikasi Honda GL 100 Pakai Speedometer All New Vixion R 155

Sensor speed yang sering kami gunakan adalah sensor speedo milik motor lain yang pemakaiannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kantong sodara. Maksudnya adalah apabila pemasangan di motor membutuhkan sensor speedo dengan pembacaan depan dan lebih panjang maka yang digunakan adalah sensor speedo milik Honda Karisma atau Honda Supra X 125 atau sejenisnya. Sensor speedo yang pembacaan depan tapi pendek, bisa menggunakan milik Honda Vario 125/150, Yamaha NVL, dan sejenisnya. Bila membutuhkan pembacaan samping, sensor speedo yang digunakan milik Satria FU.

Bagaimana dengan jalur kabel sensor speed yang digunakan. Ada yang menggunakan dua kabel, ada yang tiga kabel, atau bahkan satu kabel. Di sini lah keahlian mekanik atau yang memasang diperlukan. Urusan sensor speed kelihatan sepele, namun akan jadi sulit kalo tidak mengerti benar cara kerja dari speedometer dan sensor speed yang digunakan. Bisa jadi panjang buntutnya sodara hehehe…

Setiap motor pabrikan, jumlah gigi yang dibaca oleh sensor speed berbeda-beda. Kalo pun sama berarti sodara beruntung, tidak perlu pusing memikirkan penyesuaian pembacaan sensor speed agar bisa akurat di motor lain. Jadi kalo kecepatan yang muncul di speedometer ngaco, kacau, alias tidak akurat maka yang salah bukan sensor speedonya melainkan jumlah gigi yang dibaca tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Jadi cukup ganti atau sesuaikan jumlah gigi/sentuhan yang dibaca oleh sensor speedo agar kecepatan menjadi akurat.

Untuk meletakkan sensor speed bisa di mengikuti putaran roda depan dan bisa juga mengikuti putaran gigi roda belakang. Semua disesuaikan dengan kebutuhan dan motornya juga. Patokannya kalo kecepatannya terlalu lambat berarti jumlah giginya kurang, begitu pula sebaliknya kalo larinya kenceng berarti jumlah giginya kebanyakan. Tentu sodara harus menyesuaikan agar bisa akurat.

Video berikut menampilkan pembeda antara sensor speed yang mengikuti putaran roda depan dan yang mengikuti putaran gigi roda belakang. Bedanya adalah ketika motor di standar / jagang tengah kemudian masuk gigi 1 (atau kalo motor matic cukup di-gas agak keras) dan tarik gas sedikit. Apabila kecepatan di speedometer berjalan maka sensor speed mengikuti putaran gigi roda belakang. Kalo kecepatan di speedometer menunjukkan angka 0 berarti sensor speed berada di roda depan, karena kalo di-gas yang berputar roda belakang. Simak video singkatnya berikut ini :

 

Subscribe Youtube Channel

 

Apabila sodara berdomisili di Kota Surabaya dan sekitarnya, tidak perlu pusing karena sodara bisa langsung datang ke bengkel menemui om Roni RMS di Ron’s Project untuk melakukan modifikasi motor kesayangan sodara agar bisa terpasang dengan baik dengan hasil yang memuaskan. Untuk melakukan penyesuaian sensor speedo dan pemasangan speedometer sodara sedikitnya merogoh kocek sebesar 600 ribu.

Saya kira cukup sekian ya sodara untuk topik Sensor Speed Pada Speedometer Digital yang akan diaplikasikan di motor lain. Kunjungi terus Blog Garasi Modifikasi untuk update terbaru tentang modifikasi motor. Jangan kemana-mana, tetap minum kopi biar tidak ada salah paham, tetap bermodifikasi, terima kasih, dan semoga bermanfaat.

 

Anton Gunawan
Staff Redaksi at Blog Garasi Modifikasi
Seorang sederhana yang menyukai travelling, camping, sampai dengan dunia modifikasi motor. Bukan seorang blogger apalagi vlogger, hanya berbagi...