Garasi Modifikasi – Halo sodara. Kali ini topiknya tentang Speedometer New Vixion Advance. Mirip sekali dengan speedometer Vixion Lightning. Sebelum lebih jauh dikupas, simak dulu beberapa penampakan speedometer New Vixion Advance berikut ini :

Tepat sekali, bulan Mei 2015 yang lalu pabrikan Yamaha Motor memperbaharui lini motor andalannya yaitu Yamaha New Vixion Advance atau biasa disebut New Vixion Advance.

Lihat juga: Wiring Diagram Speedometer Vixion Lightning (NVL)

Kali ini saya hanya tertarik pada bagian speedometer. Sudah lihat penampakan di atas perbedaan speedometer New Vixion Lightning (NVL) dan speedometer New Vixion Advance (NVA). Secara bentuk dan fitur kedua speedometer ini sama persis. Hanya saja pada speedometer Vixion Lightning (NVL) tampilan tulisan dan petunjuk RPM lebih cenderung simple dan minimalis. Lain halnya dengan speedometer New Vixion Advance dimana tampilan tulisan dan petunjuk RPM cenderung terlihat jelas dan tajam. Sedangkan tipe speedometer New Vixion Advance ini adalah EN-39 EURO 3.

Perbedaan lainnya adalah pada respon speedometer apabila mendeteksi adanya trouble atau kerusakan. Pada speedometer Vixion Lightning kerusakan tersebut ditampilkan berupa jumlah kedip pada lampu MIL. Ini pernah saya singgung sedikit waktu mengupas artikel King Vario. Pada speedometer New Vixion Advance ini, pengguna tidak perlu lagi menghitung jumlah kedip lampu MIL melainkan dengan melihat kode kerusakan yang ditampilkan pada speedometer (seperti pada gambar nomor 5).

Nah, ini tabel kode kerusakan pada speedometer New Vixion Advance :

12 : Sinyal tidak normal diterima Crackshaft Position Sensor
13 : Terdeteksi terlepasnya atau terjadi konslet di Intake Air Pressure
14 : Kerusakan sistem udara, tekanan tidak normal diterima Intake Air Pressure
15 : Terdeteksi terlepasnya atau terjadi konslet di Throtle Position Sensor (TPS)
16 : Throtle Position Sensor (TPS) tersangkut
21 : Terdeteksi terlepasnya socket atau terjadinya konslet di Coolant Temperatur Sensor
22 : Terdeteksi terlepasnya socket atau terjadinya konslet pada Intake Air Temperatur Sensor
24 : Sinyal yang diterima O2 Sensor tidak normal
30 : Lean Angle Sensor, motor terjatuh
39 : Terdeteksi lepas atau terjadi konslet di Injector
41 : Terjadinya konslet atau lepasnya Lean Angle Sensor
42 : Sinyal Speed Sensor tidak normal
44 : Kerusakan pada EEPROM
46 : Pengisian setrum Aki tidak normal, kiprok bermasalah
50 : Memori ECU rusak
96 : Power Supply ke motor hilang, biasanya diakibatkan aki short bukan aki soak

In my humble opinion, speedometer ini sangat bagus, simple, dan minimalis pake banget. Semuanya dapat deh.., termasuk bagus juga untuk modifikasi yang unik, menarik, dan susah ditiru. Motornya di facelift, tetapi tidak untuk speedometernya. Meskipun speedometer mengalami sedikit perubahan tampilan dan peningkatan fitur. Tetapi secara umum pabrikan Yamaha masih menggunakan desain speedometer Vixion Lightning.

Kemudian bagaimana modifikasi speedometer New Vixion Advance di motor lain?

Speedometer New Vixion Advance merupakan speedometer pertama yang memperkenalkan kode error yang ditampilkan dan bukan lagi berupa kedipan lampu MIL. Dengan menampilkan kode error di speedometer maka bisa dipastikan speedometer New Vixion Advance akan bergantung pada ECU, karena dari ECU lah yang memberikan input ke speedometer untuk kode error yang ditampilkan.

Berbeda dengan speedometer Vixion Lightning yang masih menggunakan kedipan MIL. Jadi bisa disimpulkan bahwa modifikasi speedometer New Vixion Advance di motor lain akan lebih sulit dan mahal karena membutuhkan ECU agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Lihat juga: Wiring Diagram Speedometer New Vixion Advance

Sekian dulu ya sodara untuk topik kali ini tentang Speedometer New Vixion Advance. Kunjungi terus Blog Garasi Modifikasi untuk update terbaru tentang modifikasi motor. Jangan lupa dengan secangkir kopi ya sodara biar tidak ada salah paham dan terus bersemangat dalam bermodifikasi. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

 

 

Anton Gunawan
Staff Redaksi at Blog Garasi Modifikasi
Seorang sederhana yang menyukai travelling, camping, sampai dengan dunia modifikasi motor. Bukan seorang blogger apalagi vlogger, hanya berbagi...